Aku lahir dan besar di sebuah desa di pinggiran kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat sebut saja nama daerahnya Desa Daster. Sebagai gen Z yang lahir di tahun 2002, transformasi kehidupan akibat munculnnya smarthphone sangat terasa bagiku terutama di daerah tempat tinggalku. Disini aku akan bercerita bagaimana perkembangan teknologi ( smartphone ) hadir dan merubah permainan tradisonal di lingkungan rumahku, yaitu RT 5, Desa Daster. Ini dimulai sejak masa kecilku sekiranya tahun 2007, saat itu aku masih berusia 5 tahun. Di lingkunganku, aku bermain seperti anak kecil lainnya bersama 7 orang temanku lainnya yang terdiri dari memang tinggal di lingkungan yang sama. Kami bersahabat sejak lahir karena memang tahun lahir kami yang saling berdekatan dan latar budaya kami yang sama yaitu dari orang tua yang merantau dari Pulau Bali. Saat itu, tiada hari tanpa bermain, setiap jam 2 siang kami akan berkumpul di salah satu rumah untuk bermain permainan apapun. Berbagai permainan t...